Lima Logam Paling Berharga di Dunia

8:39 AM
Lima Logam Paling Berharga di Dunia - Mungkin sebagian orang hanya mengetahui bahwa logam yang berharga mahal di dunia adalah emas dan perak. Emas dan perak banyak ditemui karena perhiasan-perhiasan di dunia ini umumnya menggunakan kedua logam tersebut. Logam bisa menjadi sangat mahal karena sangat sulit mendapatkannya di alam. Untuk mendapatkan emas, misalnya, perlu suatu pertambangan untuk memisahkan tanah dan emas yang terkandung. Kandungan emas pun sangat sedikit sekali dalam tanah tersebut, kadang-kadang emas juga bercampur dengan perak, tembaga, dan berbagai logam yang lainnya. Itulah mengapa suatu logam bisa menjadi sangat mahal. Nah, berikut inilah Lima logam yang paling berharga (bisa dikatakan termahal) di dunia;

1. Emas


Sumber: Wikimedia Commons, Kredit: Alchemist-hp
Emas adalah suatu logam yang berwarna kuning, mengkilat, berat, lembek, lunak, dan elastis. Nilai emas digunakan sebagai standar keuangan di banyak negara di dunia. Penggunaan emas dalam bidang moneter dan keuangan berdasarkan nilai absolut dari emas itu sendiri terhadap berbagai mata uang di seluruh dunia. Bentuk penggunaan emas dalam bidang moneter lazimnya berupa batangan emas dalam satuan gram hingga kilogram [sumber: Wikipedia]. Selain dalam bidang moneter dan keuangan, emas biasa digunakan sebagai perhiasan. Banyak sekali model perhiasan yang terbuat dari campuran emas dan logam-logam lainnya seperti cincin, gelang, kalung, anting-anting, jam tangan, dan lain sebagainya. Emas juga digunakan untuk membuat komponen elektronika, perisai radiasi pada jendela, dan sebagainya.
Negara-negara penambang emas terbesar di dunia meliputi; Afrika Selatan, Amerika Serikat, Australia, dan Tiongkok. Di Indonesia, kandungan emas sangat banyak terutama di pulau Papua. Harga emas saat ini merupakan yang tertinggi di antara logam yang lainnya. Pada penutupan tanggal 8 November 2012, harga emas adalah USD 1731,90 per ons (USD 61,09 per gram) atau Rp16.652.218,5 per ons (Rp587.389,7 per gram) dengan asumsi 1 dollar = 9615 rupiah [sumber: Kitco]

2. Platinum


Sumber: Wikimedia Commons, Kredit:Periodictableru
Platinum adalah suatu logam yang berwarna keperakan dan menyilaukan mata serta tahan terhadap korosi. Platinum biasa digunakan untuk peralatan laboratorium (contoh: elektroda), termometer platinum, peralatan kedokteran gigi, perhiasan, persenjataan, dan sebagai aplikasi katalis bersama-sama dengan rhodium dan paladium untuk mengontrol emisi gas buang [sumber: Wikipedia].
Platinum merupakan logam yang sangat langka seperti halnya logam berharga lainnya. Logam ini ditemukan di Afrika Selatan, Rusia, Kanada, dan juga negara-negara lainnya. Setiap tahunnya hanya beberapa ratus ton yang diproduksi dari berbagai negara tersebut. Hal inilah yang menjadikan harga Platinum sangat tinggi. Pada tanggal 8 November 2012, harga platinum ditutup dengan harga USD 1538 per ons (USD 54,25 per gram) atau Rp14.787.870 per ons (Rp521.626,76 per gram) dengan asumsi 1 dollar = 9615 rupiah [sumber:Kitco].

3. Rhodium

Serbuk dan Padatan Rhodium
Sumber: Wikimedia Commons, Kredit: Alchemist-hp
Rhodium adalah suatu logam yang berwarna keperakan sebagaimana logam pada umumnya. Rhodium sangat tahan dari korosi dan sangat reflektif (dapat memantulkan cahaya) serta memiliki titik leleh yang sangat tinggi. Logam ini biasa digunakan untuk penyempurnaan perhiasan, lampu sorot, dan cermin. Rhodium juga digunakan untuk mesin turbin pesawat yang dipadukan dengan Platinum. Contoh penggunaan lainnya adalah sebagai bahan untuk memproduksi asam nitrat (HNO3) dan hidrogenasi senyawa organik. Penggunaan rhodium umumnya adalah dalam bidang otomotif sebagai aplikasi katalis, di mana logam ini digunakan bersama-sama dengan platinum dan paladium untuk mengontrol emisi gas buang [sumber: Kitco].
Rhodium merupakan logam yang sangat langka dan hanya dijumpai di beberapa tempat. Penghasil utama rhodium dunia adalah Afrika Selatan dengan persentase 60% terhadap pasokan rhodium dunia. Sedangkan penghasil kedua adalah Rusia. Pada tahun 1980-an, produksi rhodium dari Afrika Selatan meningkat yang mengakibatkan penurunan harga rhodium di dunia. Namun, rhodium masih merupakan logam dengan harga tertinggi di dunia. Selama satu bulan terakhir, 10 Oktober – 9 November 2012, harga rata-rata rhodium adalah USD 1203,26 per ons (USD 42,44 per gram) atau Rp11.569.344,9 per ons (Rp408.096,63 per gram) dengan asumsi 1 dollar = 9615 rupiah [sumber: Kitco].

 4. Iridium

Kristal Iridium
Sumber: Wikimedia Commons, Kredit:Materialscientist
Iridium adalah logam yang sangat keras, rapuh, berwarna keperakan. Iridium adalah elemen kedua terpadat setelah Osmium dan merupakan logam yang sangat tahan terhadap korosi bahkan pada suhu 2000°C. Iridium ditemukan pada tahun 1803 oleh Smithson Tennant. Dinamakan Iridium dari Dewi Iris, personifikasi untuk pelangi  [sumber: Wikipedia].
Iridium adalah elemen yang banyak ditemukan di kerak bumi. Elemen ini juga sangat umum ditemukan pada meteorit. Cadangan terbesar di dunia berada di Afrika Selatan. Selain itu juga terdapat di negara-negara lain di dunia. Pada 9 November 2012, harga iridium adalah USD 1050 per ons (USD 37,04 per gram) atau Rp10.095.750 per ons (Rp356.117 per gram) dengan asumsi 1 dollar = 9615 rupiah [sumber: InfoMine].

5. Palladium

Kristal Palladium
Sumber: Wikimedia Commons, Kredit: Jurii
Palladium adalah logam berwarna putih keperakan dan berkilau. Palladium termasuk dalam platinum group metals (PGMs) bersama-sama dengan platinum, rhodium, ruthenium, iridium dan osmium. Palladium memiliki titik leleh terendah di antara logam-logam tersebut dan merupakan yang terpadat. Palladium paling banyak digunakan untuk aplikasi katalis dalam bidang otomotif untuk mengontrol emisi gas buang bersama dengan rhodium dan platinum. Palladium juga digunakan dalam bidang elektronika, kedokteran, pemurnian hidrogen, pengobatan dan lain sebagainya [sumber: Wikipedia].
Palladium merupakan logam yang sangat langka. Ia paling banyak ditemukan di Afrika Selatan, Amerika Serikat, Kanada, dan Rusia. Pada 8 November 2012, harga palladium adalah USD 613 per ons (USD 21,62 per gram) atau Rp5.893.995 per ons (Rp207.904,5 per gram) dengan asumsi 1 dollar = 9615 rupiah(Lima Besar)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »